Palet Warna

Palet warna vintage

Warna vintage meniru jejak waktu: nadanya agak pudar, seperti luntur kena matahari atau tercetak di kertas tua. Berikut 12 palet lengkap dengan kode HEX untuk brand, undangan, interior, dan media sosial.

Mustard dan hijau zaitun

Dasar yang pas untuk kafe, barbershop, dan brand kerajinan.

Dusty pink

Cocok untuk undangan pernikahan dan alat tulis bernuansa romantis.

Kartu pos 50-an

Ideal untuk poster bergaya diner atau kedai es krim klasik.

Kertas usang

Untuk latar teks, menu, dan album foto lama.

Hijau botol dan merah marun

Memberi kesan perpustakaan tua atau bar klasik.

Biru pudar

Untuk pakaian, kemasan, atau situs web dengan nuansa nostalgia yang tenang.

Terakota dan krem

Hangat dan akrab; bagus untuk keramik dan dekorasi.

Mint antik

Mengingatkan pada peralatan dapur dan dapur retro tahun 50-an.

Foto sepia

Monokrom dan kalem, pas untuk potret dan portofolio.

Lavender dan plum

Lembut; cocok untuk toko bunga dan produk kecantikan.

Pasar malam

Kontras dan ceria, untuk poster dan acara.

Tweed Inggris

Kalem dan elegan; berguna untuk fesyen pria dan toko buku.

Ketuk warna untuk menyalin kode HEX-nya. Ikon pensil membuka palet di editor untuk mengubahnya.

Turunkan saturasi

Kunci gaya vintage adalah mengurangi kecerahan warna. Mulailah dari warna yang terang, lalu campur dengan abu-abu atau krem sampai terlihat pudar. Hindari warna murni seperti #FF0000.

Pakai latar krem, bukan putih

Putih bersih terlihat modern. Latar krem atau gading (misalnya #F2E8CF) langsung memberi kesan kertas tua dan membuat warna lain lebih serasi.

Tambahkan tekstur dan font yang tepat

Warna hanya separuh pekerjaan. Tambahkan tekstur kertas, tepi yang usang, serta font serif atau mesin ketik agar hasilnya benar-benar terlihat vintage.

Warna dalam palet ini

ChampagneKuning MustardHijau LumutHitam LegamPutih LinenTaupeAbu-Abu OxfordEcruCokelat TembakauPutih MutiaraHitam ArangPutih PualamBiru PastelAbu-Abu SlateCamelAbu-Abu Arang

Pertanyaan umum

Warna apa saja yang termasuk vintage?

Yang paling khas adalah mustard, hijau zaitun, dusty pink, terakota, biru pudar, merah marun, dan krem. Semuanya punya saturasi rendah dan nada yang hangat.

Apa bedanya vintage dan retro?

Vintage biasanya merujuk pada warna pudar dan menua, seperti barang lama yang asli. Retro meniru gaya dekade tertentu, sering dengan warna lebih cerah, seperti oranye dan cokelat tahun 70-an.

Palet lainnya: Gaya

Jelajahi lagi